Baru-baru ini dunia hobi di Yogyakarta mulai mengeliat kembali.. Muncul hobi baru bagi para Laki-laki dalam menyalurkan hobi mereka yaitu memelihara burung, meski sebenarnya sudah lama kita ketahui kalau para laki-laki memang mempunyai minat dalam memelihara burung peliharaan. Saya sendiri beberapa kali mengikuti suami ke tempat-tempat jual burung, baik itu di pasar burung, di tempat tempat jual burung di pinggir jalan saat ini memang kecenderungan memelihara burung kembali meningkat, kebetulan suami saya saat ini juga lagi gandrung memelihara burung. Salah satu para hobbies memelihara burung lovebird/burungkacamata. Ada 4 jenis lovebird kacamata itu adalah lovebird nyasa (Agapornis lilianae), lovebird pipi hitam (Agapornis nigrigenis), lovebird topeng (Agapornis personata) dan lovebird fischer (Agapornis ficheri).
Berdasarkan penampilan luar, tingkat kesulitan untuk membedakan jenis
kelamin lovebird (dan burung secara umum) dapat dibedakan 3 kelompok
lovebird. Ketiga kelompok tersebut adalah kelompok dimorfik (jenis
kelaminnya sangat jelas dapar dibedakan), kelompok intermediate (jenis
kelaminnya agak sulit dibedakan dari penampilan burung), dan kelompok
lovebird kacamata (perbedaan jenis kelaminnya tidak konsisten).
Namun secara umum pada banyak jenis lovebird relatif mudah dibedakan jenis kelaminnya dengan melihat pada penampilan luarnya. Untuk kelompok lovebird dimorfik, seperti lovebird abisinia (Agapornis taranta), lovebird madagaskar (Agapornis cana) dan lovebird muka merah (Agapornis pullaria), jelas mudah untuk dibedakan antara jantan dan betina.
Sementara di kelompok lovebird black collared (Agapornis swinderniana),
untuk jantan dan betina sangat sulit dibedakan dan tampak serupa dalam
penampilan luarnya, meski pada umumnya lovebird betina mempunyai bulu di bagian kepala dengan warna yang lebih pucat.
Nah bagaimana pembeda jenis kelamin jantan dan betina pada empat
jenis lovebird yang termasuk dalam kelompok lovebird kacamata? Untuk
diketahui 4 jenis lovebird kacamata itu adalah lovebird nyasa (Agapornis lilianae), lovebird pipi hitam (Agapornis nigrigenis), lovebird topeng (Agapornis personata) dan lovebird fischer (Agapornis ficheri).
Ada perbedaan relatif (karena memerlukan perbandingan melalui pengamatan)
antara lovebird jantan dan betina pada kelompok lovebird kacamata. Inilah paparan seorang sumber tentang 10 Ciri burung lovebird kacamata jantan dan betina berdasar tampilan fisik.
Ciri-ciri relatif (perlu perbandingan) burung lovebird kacamata jantan:
- Kepala secara umum lebih kecil dan bulat tetapi rata (Jawa: papak) di bagian atas.
- Paruh lebih kecil dan relatif kering.
- Bodi secara umum berukuran kecil di kelompok sejenisnya.
- Ekor berbentuk “V”.
- Supit urang lebih rapat, lebih keras dan letaknya lebih dekat ke pangkal ekor (Jawa: brutu).
- Waktu bertengger kaki lebih rapat.
- Saat dipegang, bodi lovebird kacamata jantan terkesan tidak berisi/ enteng/ ramping.
- Waktu birahi berperilaku seperti mau meloloh (mengangguk-anggukkan kepala seperti mau mengeluarkan makanan melalui paruh).
- Ngekek lebih pendek.
- Perilaku lebih gesit dan agresif.
- Kepala secara umum lebih besar dan menonjol/ menjorok ke atas.
- Paruh lebih besar dan relatif basah.
- Bodi secara umum berukuran besar di kelompok sejenisnya.
- Ekor berbentuk “U”.
- Supit urang (tulang pubis) lebih rapat, lebih lebar dan lebih dekat ke tulang dada bagian bawah.
- Waktu bertengger jarak dua kaki melebar.
- Saat dipegang, bodi lovebird kacamata betina terkesan berisi/ berbobot/ bulat.
- Waktu birahi berperilaku membuka-buka sayap “nggaruda”.
- Ngekek lebih panjang.
- Perilaku lebih tenang dan terkesan malas-malasan
Lovebird betina mempunyai ekor dengan bentuk lebih rata dibandingkan pada ekor lovebird jantan yang berbentuk agak meruncing.
Dengan melihat ciri-ciri seperti itu, khususnya perilaku secara umum,
maka lovebird yang cenderung bagus untuk diusung ke arena lomba, ya
tentu saja burung lovebird betina. Tetapi sekali lagi, itu adalah ukuran-ukuran relatif, yang tentu
saja, tidak semua orang bisa membedakan secara pasti karena semuanya
juga tergantung pada pengalaman alias jam terbang masing-masing
kicaumania.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar